Deskripsi asli oleh Little, Osler, dan Freud
tidak diragukan lagi bahwa itu bukan penyakit, melainkan kumpulan gangguan
motor akibat lesi otak yang berasal pada saat kelahiran atau anak usia dini.
Mungkin deskripsi paling cocok adalah Ingram's (1955): Cerebral Palsy
digunakan sebagai istilah inklusif untuk menggambarkan sekelompok gangguan
non-progresif yang terjadi pada anak-anak di mana penyakit otak menyebabkan
penurunan fungsi motor. Penurunan fungsi motor bisa hasil dari kelumpuhan,
gerakan paksa atau ketiadaan koordinasi, tapi gangguan motor yang bersifat
sementara atau merupakan hasil dari penyakit progresif otak atau disebabkan
kelainan dari sumsum tulang belakang.(1)
Dan yang terbaru adalah : Cerebral palsy merupakan paralisis yang
diakibatkan oleh kerusakan otak non-progresif yang dapat terjadi setiap waktu
sebelum otak mencapai kematangan dari konsepsi hingga usia 5 atau 6 tahun (Garrison,
1995).
Secara harfiah cerebral berarti otak dan palsy ialah
kelumpuhan. Cerebral palsy ialah gangguan kelainan tonus otot atau kelumpuhan
yang disebabkan gangguan menetap di otak. Manifestasi gangguan otot ini
bisa bermacam-macam: ada yang lemas, kaku sekali, dan ada yang tangannya bergerak-gerak
lurus, hal ini sangat bergantung dimana lokasi kerusakan otak terjadi.(2)
Cerebral palsy bukan merupakan penyakit yang menular ataupun bersifat herediter. Sampai saat ini cerebral
palsy belum dapat disembuhkan, walaupun penelitian ilmiah berlanjut untuk menemukan terapi yang lebih
baik dan metode pencegahannya. Penelitian banyak dilakukan untuk memperbaiki
keadaan tersebut terutama pada bayi yang mengalami masalah pernafasan dan penggunaan terapi medikasi untuk
mencegah perdarahan pada otak sebelum ataupun setelah lahir.
Cerebral palsy adalah suatu gangguan atau kelainan yang terjadi pada suatu kurun waktu
dalam perkembangan anak, mengenai sel-sel motorik di dalam susunan saraf pusat,
bersifat kronik dan tidak progresif akibat kelainan atau cacat pada jaringan
otak yang belum selesai pertumbuhannya.(3)
Cerebral palsy (CP) adalah suatu kondisi anak di mana ada
ketidakmampuan motorik (palsy) yang disebabkan oleh statis, lesi nonprogressive
di otak (cerebral).(4)
Cerebral palsy adalah terminology yang digunakan untuk
mendeskripsikan kelompok penyakit kronik yang mengenai pusat pengendalian
pergerakan dengan manifestasi klinis yang tampak pada beberapa tahun pertama
kehidupan dan secara umum tidak akan bertambah memburuk pada usia selanjutnya. Istilah
cerebral ditujukan pada kedua belahan otak, atau hemisphere, dan palsi mendeskripsikan
berbagai penyakit yang mengenai pusat pengendalian pergerakan tubuh. Jadi,
penyakit tersebut tidak disebabkan oleh masalah pada otot atau jaringan saraf tepi, melainkan, terjadi
perkembangan yang salah atau kerusakan pada area motorik otak yang akan
mengganggu kemampuan otak untuk mengontrol pergerakan dan posture secara
adekuat.(2)
Cerebral palsy adalah ensefalopatistatis yang mungkin
di definisikan sebagai kelainan postur dan gerakan non-progresif, sering
disertai dengan epilepsy dan ketidak normalan bicara, penglihatan, dan
kecerdasan akibat dari cacat atau lesi otak yang sedang berkembang.
(Behrman:1999, hal 67-70)
Sumber :
(1) Bleck,
Eugene E. 1987. Orthopaedic Management in Cerebral Palsy. 1.
(2) http://cidera-otak.blog.friendster.com/2008/06/kajian-teoricerebral-palsy/
(3) http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/12CerebralPalsy104.pdf/12CerebralPalsy104.html
(4) Miller, Freeman. 2007. Physical
Therapy of Cerebral Palsy. New York : Springer