Jumat, 30 November 2012

Definisi Cerebral Palsy (CP)

Telah banyak definisi dirumuskan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Deskripsi asli oleh Little, Osler, dan Freud tidak diragukan lagi bahwa itu bukan penyakit, melainkan kumpulan gangguan motor akibat lesi otak yang berasal pada saat kelahiran atau anak usia dini. Mungkin deskripsi paling cocok adalah Ingram's (1955): Cerebral Palsy digunakan sebagai istilah inklusif untuk menggambarkan sekelompok gangguan non-progresif yang terjadi pada anak-anak di mana penyakit otak menyebabkan penurunan fungsi motor. Penurunan fungsi motor bisa hasil dari kelumpuhan, gerakan paksa atau ketiadaan koordinasi, tapi gangguan motor yang bersifat sementara atau merupakan hasil dari penyakit progresif otak atau disebabkan kelainan dari sumsum tulang belakang.(1)

Dan yang terbaru adalah : Cerebral palsy merupakan paralisis yang diakibatkan oleh kerusakan otak non-progresif yang dapat terjadi setiap waktu sebelum otak mencapai kematangan dari konsepsi hingga usia 5 atau 6 tahun (Garrison, 1995).

Secara harfiah cerebral berarti otak dan palsy ialah kelumpuhan. Cerebral palsy ialah gangguan kelainan tonus otot atau kelumpuhan yang disebabkan gangguan menetap di otak. Manifestasi gangguan otot ini bisa bermacam-macam: ada yang lemas, kaku sekali, dan ada yang tangannya bergerak-gerak lurus, hal ini sangat bergantung dimana lokasi kerusakan otak terjadi.(2)

Cerebral palsy bukan merupakan penyakit yang menular ataupun bersifat herediter. Sampai saat ini cerebral palsy belum dapat disembuhkan, walaupun penelitian ilmiah berlanjut untuk menemukan terapi yang lebih baik dan metode pencegahannya. Penelitian banyak dilakukan untuk memperbaiki keadaan tersebut terutama pada bayi yang mengalami masalah pernafasan dan penggunaan terapi medikasi untuk mencegah perdarahan pada otak sebelum ataupun setelah lahir.

Cerebral palsy adalah suatu gangguan atau kelainan yang  terjadi pada suatu kurun waktu dalam perkembangan anak, mengenai sel-sel motorik di dalam susunan saraf pusat, bersifat kronik dan tidak progresif akibat kelainan atau cacat pada jaringan otak yang belum selesai pertumbuhannya.(3)

Cerebral palsy (CP) adalah suatu kondisi anak di mana ada ketidakmampuan motorik (palsy) yang disebabkan oleh statis, lesi nonprogressive di otak (cerebral).(4)

Cerebral palsy adalah terminology yang digunakan untuk mendeskripsikan kelompok penyakit kronik yang mengenai pusat pengendalian pergerakan dengan manifestasi klinis yang tampak pada beberapa tahun pertama kehidupan dan secara umum tidak akan bertambah memburuk pada usia selanjutnya. Istilah cerebral ditujukan pada kedua belahan otak, atau hemisphere, dan palsi mendeskripsikan berbagai penyakit yang mengenai pusat pengendalian pergerakan tubuh. Jadi, penyakit tersebut tidak disebabkan oleh masalah pada otot atau  jaringan saraf tepi, melainkan, terjadi perkembangan yang salah atau kerusakan pada area motorik otak yang akan mengganggu kemampuan otak untuk mengontrol pergerakan dan posture secara adekuat.(2)

Cerebral palsy adalah ensefalopatistatis yang mungkin di definisikan sebagai kelainan postur dan gerakan non-progresif, sering disertai dengan epilepsy dan ketidak normalan bicara, penglihatan, dan kecerdasan akibat dari cacat atau lesi otak yang sedang berkembang. (Behrman:1999, hal 67-70)

Sumber :
(1) Bleck, Eugene E. 1987. Orthopaedic Management in Cerebral Palsy. 1.
(2) http://cidera-otak.blog.friendster.com/2008/06/kajian-teoricerebral-palsy/
(3) http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/12CerebralPalsy104.pdf/12CerebralPalsy104.html
(4) Miller, Freeman. 2007. Physical Therapy of Cerebral Palsy. New York : Springer