Kamis, 13 Desember 2012

Osteoporosis



Osteoporosis, merupakan kondisi dimana massa tulang berkurang sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah atau retak. Jika digambarkan, tulang dengan osteoporosis akan tampak seperti spons.

Sel-sel tulang mengalami pergantian, ada sel yang rusak dan mati lalu digantikan dengan sel tulang yang baru. Proses perusakan sel tulang disebut osteoklast, dan proses pembentukan sel disebut osteoblast.

Pada usia muda atau anak-anak, osteoblast lebih besar daripada osteoklast. Hal ini menyebabkan tubuh kita terus tumbuh. Usia dewasa, osteoblast dan osteoklast seimbang. Pada usia lanjut, osteoklast lebih besar daripada osteoblast, sehingga massa tulang semakin berkurang.


Proses osteoporosis memerlukan waktu yang tidak singkat (kecuali pada kondisi-kondisi patologi tertentu), sehingga mayoritas penderita tidak menyadari bahwa tulangnya sudah rapuh. Dan hal ini sering disebut-sebut dengan ‘silent killer’.

Banyak cara untuk mencegah osteoporosis, salah satunya dengan senam pencegahan osteoporosis.

Senam Osteoporosis dan Senam Pencegahan Osteoporosis adalah dua hal yang berbeda, bahkan prinsip utamanya saling berseberangan. Senam pencegahan osteoporosis berprinsip ‘pembebanan’ sedangkan senam osteoporosis justru menghindari ‘pembebanan’. Kenapa? Untuk tulang yang masih sehat pembebanan ini sangat dianjurkan karena pembebanan mampu menjaga massa tulang. Sedangkan untuk tulang yang sudah keropos, pembebanan sangat tidak dianjurkan, karena tulang yang telah keropos menjadi rapuh dan mudah terjadi fraktur (patah tulang) jika mendapat beban yang berlebih atau terbentur. Sehingga pembebanan pada orang yang telah mengalami osteoporosis bukan membantu tapi justru berbahaya.

Dalam senam pencegahan osteoporosis juga terdapat gerakan-gerakan high impact, sedangkan dalam senam osteoporosis high impact sangat dihindari, semua menggunakan gerakan low impact.

Senam osteoporosis dan senam pencegahan osteoporosis kini sudah mulai banyak ditemui, baik di rumah sakit maupun di lingkungan tempat tinggal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar